NERA (30), seorang PR Consultan sebuah perusahaan asing sudah lima tahun menikah dengan Bagas (32), seorang Manager Bank Swasta. Namun, belum juga dikaruniai momongan. Padahal berdasarkan pemeriksaan, organ reproduksinya tidak ada masalah. Tubuhnya pun sehat. Wah, bisa jadi ada yang menghalangi kesuburannya. Yuk cari tahu apa saja penyebabnya!
Stres
Gaya hidup ternyata berperan besar dalam menyumbang angka kejadian infertilitas, berkisar 15-20 persen. Kehidupan yang kompetitif membuat banyak orang gampang cemas, stres -memicu otak untuk mengirim sinyal yang memengaruhi hormon pengendali ovulasi, bahkan sampai depresi.
Penelitian di Departemen Fisiologi, Medical College of Hoigo (AS) menyebutkan stres bisa menurunkan kualitas hormon testoteron, sperma, juga kualitas sel telur. Stres juga mengganggu keintiman, hingga menurunkan hasrat untuk berhubungan intim.
Cara terbaik mengontrol stres adalah melakukan relaksasi pernapasan yang menenangkan tubuh dan pikiran. Caranya, hirup dan hembuskan napas dalam-dalam secara perlahan.
Merokok
Rokok mengandung puluhan zat berbahaya. Bagi laki-laki merokok dapat menyebabkan; gerak sperma lambat, jumlahnya menurun dan sebagian mati. Sementara bagi wanita, merokok dapat menghambat ovulasi (keluarnya sel telur dari indung telur ke saluran tuba). Racun pada rokok juga dapat memengaruhi lendir leher rahim sehingga menghalangi mampirnya sel sperma ke sel telur.
Alkohol
Mengonsumsi alkohol lebih dari dua gelas untuk laki-laki dan lebih dari satu gelas untuk wanita dalam satu hari dapat mengurangi kesuburan. Pada wanita, konsumsi alkohol berlebihan memperburuk metabolisme estrogen serta progesteron. Akibatnya, proses pembuahan sel telur oleh sperma sulit terjadi. Sedangkan pada pria, akan memperlambat kecepatan gerak sperma, dan menurunkan volume air mani yang mengakibatkan berkurangnya produksi sperma.
Kafein
Kafein dapat menekan produksi hormon estrogen dan progesteron, sehingga menghambat terjadinya ovulasi. Kafein juga dapat mengurangi kandungan darah dalam hormon prolaktin sehingga mengganggu siklus haid akibatnya fertilisasi pun rendah.
Polusi Udara
Polusi asap rokok, asap kendaraan bermotor dan asap pabrik sarat timbal (Pb) terbukti menurunkan kualitas sperma dan sel telur. Polutan penghasil oksida nitrogen, timah atau pestisida disinyalir mengganggu keseimbangan hormon dan memengaruhi kesehatan sel telur dan sperma.
Harry Moore, ahli reproduksi dari Reproductive and Developmental Medicine Universitas Sheffield (Inggris) mengungkap, besarnya kemungkinan abnormalitas sel telur dan sperma, kemandulan bahkan kanker adalah akibat polusi udara.
Menyetir Mobil atau Motor
Penelitian Dr. Michele De Rosa dari University of Naples Federico II (Italia) mengungkapkan, oksida nitrogen, timah, oksida belerang, dan karbon monoksida yang terkandung dalam gas buangan kendaraan bermotor, menurunkan kualitas sel telur dan sperma. Kemacetan di jalan pun semakin memperlemah gerak sperma. Selain itu, suhu panas dari mesin kendaraan memengaruhi daya tahan sperma. Itu sebabnya Dr. De Rosa mengklaim orang yang menghabiskan 6 jam atau lebih berkendaraan per hari, kesuburannya bisa terganggu.
Kegemukan
Timbunan lemak dapat mengganggu kinerja organ tubuh, termasuk organ-organ reproduksi. Kadar kolesterol yang tinggi juga akan mengganggu keseimbangan hormonal sehingga siklus haid terganggu; bisa berupa haid terlambat, tidak haid sama sekali dalam beberapa bulan meski tidak hamil, atau sebaliknya justru keluar terus tapi tidak teratur. Gangguan ini berpengaruh langsung pada perhitungan matangnya sel telur. Begitu pula jika tubuh Moms terlalu kurus.
Obat-obatan
Obat-obatan tertentu yang termasuk golongan narkotik maupun obat-obatan kedokteran, seperti beberapa jenis antibiotik, obat darah tinggi, obat sakit mag, obat anti kejang, maupun obat-obatan yang digunakan dalam terapi melawan kanker, dapat menurunkan kesuburan wanita dan memengaruhi kualitas sperma.
Usia
Memasuki usia 35 tahun, kesuburan wanita akan menurun dan semakin menurun drastis pada usia 37 tahun sampai akhirnya masuk ke masa menopause di atas 40-45 tahunan. Sebaliknya, usia tidak membatasi tingkat kesuburan pria dimana “pabrik sperma” akan terus memroduksi sel-sel sperma selama anatominya normal.
(Mom& Kiddie//tty)
Selasa, 18 Oktober 2011
Meningitis, yuks kenali....!
Meningitis lebih sering menyerang bayi, anak-anak usia muda, serta orang usia lanjut. Bila diketahui sedari dini, penyakit ini dapat ditangani dengan baik. Meski demikian, tindakan pencegahan sangat dianjurkan. Salah satunya adalah dengan vaksinasi karena dapat menurunkan risiko kejadian meningitis.
Meningitis merupakan penyakit yang menyerang selaput otak. Lebih tepatnya adalah peradangan selaput yang menutupi jaringan otak dancorda spinalis. Infeksi virus maupun bakteri bisa menjadi penyebab terjadinya meningitis. Meningitis yang disebabkan oleh infeksi virus umumnya disebut sebagai meningitis viral. Ini merupakan bentuk meningitis yang paling sering terjadi.
Higienitas buruk
Penularannya, seperti disebutkan dalam situs NHS, bisa menyebar antar manusia melalui percikan air liur saat seseorang batuk atau bersin. Higienitas yang buruk seperti tidak mencuci tangan usai dari toilet juga dapat menjadi faktor risiko penularan. Meningitis viral itu biasanya terjadi pada usia dewasa muda.
Coxsacki, echovirus, ataupun enterovirus menjadi virus penyebab paling sering untuk meningitis. Infeksi virus campak, cacar air, dan herpes simpleks juga bisa menimbulkan meningitis viral dengan masa inkubasi meningitis viral bisa berlangsung hingga 3 minggu.
Meningitis viral umumnya tidak terlalu berat ketimbang bakterial. Meski demikian, ada kalanya penyakit ini berlanjut dengan simtom seperti mual dan muntah, kekakuan leher, radang tenggorokan, nyeri perut, nyeri otot, dan fotofobia.
Untungnya, meningitis viral ini sangat jarang mengancam jiwa atau menimbulkan efek setelahnya. Hanya saja, untuk jaga-jaga, Anda harus segera menghubungi dokter begitu terlihat simtom seperti meningitis. Selain meningitis viral, ada pula meningitis bakterial. Meski kasusnya tidak sebanyak meningitis viral, penyakit ini biasanya lebih serius dan berat.
Bisa karena pneumonia
Meningitis bakterial ini, salah satunya, bisa timbul akibat komplikasi dari pneumonia. Pneumonia yang tidak tertangani dengan baik membuat kuman bisa masuk dan bersarang di otak.
"Meningitis bakterial dapat mengancam kehidupan seseorang dan memerlukan pengobatan segera. Biasanya meningitis bakterial lebih sering menyerang anak-anak terutama usia balita," ujar Dr. Nita Ratna Dewanti, Sp.A, spesialis anak dari RS Premier Bintaro.
Studi berbasis rumah sakit di RS Sanglah Bali menunjukkan insidensi dari meningitis bakteremia pada anak di bawah usia dua tahun sekitar 76-80,3 persen. Dibandingkan dengan viral, meningitis bakterial yang disebabkan olehpneumococcus, meningoccus, Haemophilus influenzae tipe B (Hib) cenderung lebih serius dengan risiko kematian.
Penelitian prospektif di beberapa rumah sakit di Indonesia menunjukkan bahwa 10 persen penyebab meningitis pada balita adalah bakteri pneumokokus dengan angka kesembuhan yang rendah dan dapat mengakibatkan cacat permanen. Pneumokokus ini juga menjadi penyebab kematian utama pada anak balita, terutama di negara berkembang.
"Kalaupun terkena dan kemudian sembuh, cacat yang ditimbulkan cukup banyak dan berat daripada Hib," imbuh Dr. Soedjatmiko, Sp.A(K), MSi, konsultan tumbuh kembang anak dari FKUI/RSCM.
Ada kemungkinan memiliki gejala sisa seperti cacat, lumpuh, tuli, epilepsi, kemunduran inteligensia, hidrosefalus, cerebral palsi, vegetatif, maupun retardasi (keterbelakangan) mental.
Berkembang cepat
Gejala klinisnya berkembang sangat cepat seringkali hanya dalam beberapa jam saja. Pada bayi, gejala meningitis yang menyertai adalah demam, kejang pada tengkuk, rewel, gelisah, sulit makan, menangis terus-menerus, lemah, intensitas interaksi berkurang, dan ubun-ubun menonjol.
Pada anak, gejala meningitis yang umumnya terjadi adalah demam, kejang pada tengkuk, sakit kepala, mual, bingung, serangan mendadak, tidak suka cahaya terang, ruam di sekujur tubuh, dan menurunnya kesadaran.
Tindakan perawatan dilakukan di ruang rawat intensif. "Kalau pada bayi disebut NICU atau neonatal intensive care unit, sementara anak-anak di PICU atau pediatric intensif care unit," ujar Dr. Nita.
Pada mereka juga dilakukan pemeriksaan laboratorium dan kultur darah. Menurut Dr. Nita, pada penderita akan diambil cairan dari punggungnya untuk dibiakkan guna mengetahui bakteri yang menginfeksi. Bila obat yang diberikan sebelumnya masih belum tepat, dapat disesuaikan kemudian. Pemberian antibiotika mulai dilakukan secepatnya selama 14-21 hari.
Guna mencegah kejadian meningitis bakterial, anak mesti diberi vaksinasi rutin seperti vaksinasi Hib, Pneumokokus, dan BCG. "Sementara vaksinasi terhadap virus mump, rubella dapat mencegah anak dari meningitis virus," kata Dr. Nita.
Ini Penyebabnya
• Meningitis Viral
Meningitis viral dapat disebabkan oleh sejumlah tipe virus. Dalam situs Meningitis disebutkan sejumlah virus yang paling sering menyebabkan meningitis viral.
- Enterovirus menjadi penyebab paling sering untuk meningitis viral. Kebanyakan infeksi enteroviral memberikan simtom ringan seperti sakit tenggorokan atau gejala seperti flu. Juga bisa menimbulkan demam dengan ruam yang di tahap awal diagnosis bisa menimbulkan kerancuan dengan penyakit meningococ. Virus ini juga menimbulkan penyakit tangan, kaki, dan mulut.
- Pada beberapa kasus virus mumps dan campak bisa menyebabkan meningitis. Kehadiran vaksin MMR dapat mencegah meningitis.
-Virus herpes juga bisa menyebabkan meningitis atau ensefalitis, yaitu peradangan pada otak.
- Arbovirus normalnya memengaruhi hewan liar seperti burung atau tikus. Virus ini dibawa oleh nyamuk maupun kutu. Beberapa arbovirus dapat menyebabkan meningitis atau ensefalitis pada manusia. Hanya saja, virus ini tidak bisa ditularkan secara langsung antarmanusia.
• Meningitis Bakterial
Kasus meningitis bakterial tidak sesering meningitis viral. Meski demikian, penyakit ini justru lebih serius. Demikian disebutkan dalam situs WebMD. Sejumlah jenis bakteri dapat menyebabkan meningitis.
- Neisseria meningitidis menyebabkan meningitis meningococ, bentuk meningitis yang sering terjadi pada anak-anak dan dewasa muda.
- Haemophilus influenzae merupakan penyebab paling sering pada bayi dan anak-anak di bawah usia 6 tahun sebelum vaksin Hib dikenal.
- Streptococcus pneumonia merupakan penyebab paling sering meningitis bakterial pada anak. Bisa terjadi bersamaan dengan infeksi telinga atau sinus maupun pneumonia.
- Listeria monocytogenes merupakan bentuk bakteri yang biasa dijumpai di sekeliling kita. Tidak cenderung menginfeksi banyak orang, tetapi anak usia muda dan orang tua, termasuk wanita hamil, bisa berisiko.
- Staphylococcus aureus bisa terlihat bersamaan dengan cedera kepala atau bedah otak.
Amati Gejalanya
• Meningitis Viral
Disebutkan dalam situs National Health Service, pasien akan mengalami simtom flu ringan seperti sakit kepala, demam, dan tidak enak badan. Pada kasus berat, simtomnya bisa kekakuan leher, nyeri otot atau sendi, mual, muntal, diare, dan fotofobia.
• Meningitis bakterial
Bentuk yang lebih serius dari kondisi meningitis. Simtom biasanya mendadak dan cepat memburuk.
Tanda dini meningitis bakterial meliputi nyeri pada otot, sendi, atau anggota tubuh lain seperti kaki atau tangan, tangan dan kaki terasa dingin, atau menggigil, kulit pucat, dan bibir membiru. Kondisi tersebut ditambah suhu tubuh yang tinggi (demam).
Simtom awal meningitis bakterial hampir mirip banyak kondisi lain, seperti sakit kepala hebat, demam, mual, muntal, dan perasaan tidak enak.
Ketika kondisinya kian buruk, simtom yang dirasakan berlanjut seperti mengantuk, bingung, kejang. Bisa juga tidak bisa melihat cahaya terang, kekakuan leher, napas cepat, ruam merah yang tidak hilang atau berubah warna.
Untuk mengetahui bercak merah ini bisa memudar atau tidak, lakukan tes gelas. Caranya, tekan bagian luar gelas pada bintik merah, sehingga Anda dapat melihat bila bercaknya memudar dan warnanya hilang saat ditekan. Bila warna tidak berubah, segera hubungi dokter.
Khusus untuk bayi dan anak, simtom meningitis bakterial agak berbeda, seperti tidak responsif, rewel, tidak mau digendong, tangisannya tidak biasa, menolak makan, muntah, kulit pucat, hilang nafsu makan, tatapan kosong, sangat mengantuk, dan berat untuk bangun. Bisa juga timbul pembengkakan di ubun-ubun.
Lakukan Vaksinasi
Anak, ditegaskan Dr. Soedjatmiko, berperan penting dalam penyebaran bakteri pneumokokus, salah satu bakteri penyebab meningitis bakterial. Anak juga bisa menjadi sumber penularan untuk dewasa dan dewasa tua.
Dari literatur disebutkan bahwa orang dewasa yang serumah dengan banyak anak memiliki 18-29 persen bakteri pneumokokus dalam tenggorokan dewasa sehat. Sementara di rumah yang tidak ada anak kecil, hanya 6 persen dijumpai bakteri pneumokokus pada tenggorokan orang dewasa sehat.
Beruntung kini sudah ada vaksin pencegah meningitis. Kehadiran vaksin bagi bayi dan anak membuat kejadian pneumokokus pada orang dewasa menurun.
Pemberian vaksin ini juga disebut oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) menjadi pencegahan yang efektif dalam menyelamatkan sekitar 3 juta jiwa di dunia setiap tahunnya. Vaksin untuk mencegah meningitis, yaitu vaksinIPD, telah menjadi vaksin yang diwajibkan di Amerika Serikat, Australia, dan Eropa, dan telah digunakan lebih dari 250 juta dosis di seluruh dunia.
Vaksinasi yang diberikan di Indonesia adalah PCV 7. PCV 7 ini merupakan satu-satunya vaksin yang membantu mencegah penyakit pneumokokus invasif pada bayi dan anak di bawah usia 24 bulan. Vaksin ini merupakan konjugasi pneumokokus yang membantu melindungi diri dari penyakit yang disebabkan oleh tujuh serotipe S. Pneumoniae itu.
"Vaksin ini efektif, aman, dan dapat menurunkan kejadian pneumonia dan meningitis hingga 94 persen," ungkap Dr. Hardiono Pusponegoro, Sp.A(K).
Vaksinasi diperlukan mengingat sudah terjadi resistensi obat antibiotika terhadap bakteri. Sayangnya, baru 0,6 persen dari semua anak Indonesia yang mendapatkan vaksinasi tersebut. Mereka ini adalah anak yang berasal dari keluarga mampu.
Padahal, penularannya lebih banyak menimpa mereka yang tidak mampu. Dengan begitu, kemungkinan untuk mengalami meningitis lebih besar.
Juga Penting bagi Calon Haji
Bukan hanya anak-anak yang harus divaksin untuk mencegah meningitis. Calon haji (calhaj) juga harus disuntik vaksin meningitis. Itu persyaratan dari pemerintah Arab Saudi.
Salah satu syarat pemberian visa haji yang diajukan pemerintah Arab Saudi adalah sertifikat vaksinasi meningitis. Arab Saudi sebenarnya bukan daerah endemi meningitis meningokokus. Namun, karena calhaj juga datang dari negara-negara yang dikenal sebagai "sabuk meningitis" di Afrika, seperti Burkina Faso, Zambia, Sudan, dan Ethiopia, mereka pun waspada.
"Pemerintah Arab Saudi tidak akan mengeluarkan visa bagi calhaj yang belum membawa sertifikat tanda sudah divaksin meningitis," kata Dra. Sri Indarawaty, M.Kes. Apt., Direktur Jenderal Bina Farmasi dan Alat-alat Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, beberapa waktu lalu di Jakarta.
Syarat ini diberlakukan mengingat pada 1987 terjadi wabah meningitis meningokokus. Ada 99 kasus dan yang meninggal 40 orang. Kemudian, pada 2006-2007 tercatat 2 kasus meningitis, 1 meninggal di Arab Saudi dan 1 kasus sembuh. Pada 2007-2008, dilaporkan 1 kasus suspect dan pada 2008-2009 ada 2 suspect.
Meningitis merupakan penyakit yang menyerang selaput otak. Lebih tepatnya adalah peradangan selaput yang menutupi jaringan otak dancorda spinalis. Infeksi virus maupun bakteri bisa menjadi penyebab terjadinya meningitis. Meningitis yang disebabkan oleh infeksi virus umumnya disebut sebagai meningitis viral. Ini merupakan bentuk meningitis yang paling sering terjadi.
Higienitas buruk
Penularannya, seperti disebutkan dalam situs NHS, bisa menyebar antar manusia melalui percikan air liur saat seseorang batuk atau bersin. Higienitas yang buruk seperti tidak mencuci tangan usai dari toilet juga dapat menjadi faktor risiko penularan. Meningitis viral itu biasanya terjadi pada usia dewasa muda.
Coxsacki, echovirus, ataupun enterovirus menjadi virus penyebab paling sering untuk meningitis. Infeksi virus campak, cacar air, dan herpes simpleks juga bisa menimbulkan meningitis viral dengan masa inkubasi meningitis viral bisa berlangsung hingga 3 minggu.
Meningitis viral umumnya tidak terlalu berat ketimbang bakterial. Meski demikian, ada kalanya penyakit ini berlanjut dengan simtom seperti mual dan muntah, kekakuan leher, radang tenggorokan, nyeri perut, nyeri otot, dan fotofobia.
Untungnya, meningitis viral ini sangat jarang mengancam jiwa atau menimbulkan efek setelahnya. Hanya saja, untuk jaga-jaga, Anda harus segera menghubungi dokter begitu terlihat simtom seperti meningitis. Selain meningitis viral, ada pula meningitis bakterial. Meski kasusnya tidak sebanyak meningitis viral, penyakit ini biasanya lebih serius dan berat.
Bisa karena pneumonia
Meningitis bakterial ini, salah satunya, bisa timbul akibat komplikasi dari pneumonia. Pneumonia yang tidak tertangani dengan baik membuat kuman bisa masuk dan bersarang di otak.
"Meningitis bakterial dapat mengancam kehidupan seseorang dan memerlukan pengobatan segera. Biasanya meningitis bakterial lebih sering menyerang anak-anak terutama usia balita," ujar Dr. Nita Ratna Dewanti, Sp.A, spesialis anak dari RS Premier Bintaro.
Studi berbasis rumah sakit di RS Sanglah Bali menunjukkan insidensi dari meningitis bakteremia pada anak di bawah usia dua tahun sekitar 76-80,3 persen. Dibandingkan dengan viral, meningitis bakterial yang disebabkan olehpneumococcus, meningoccus, Haemophilus influenzae tipe B (Hib) cenderung lebih serius dengan risiko kematian.
Penelitian prospektif di beberapa rumah sakit di Indonesia menunjukkan bahwa 10 persen penyebab meningitis pada balita adalah bakteri pneumokokus dengan angka kesembuhan yang rendah dan dapat mengakibatkan cacat permanen. Pneumokokus ini juga menjadi penyebab kematian utama pada anak balita, terutama di negara berkembang.
"Kalaupun terkena dan kemudian sembuh, cacat yang ditimbulkan cukup banyak dan berat daripada Hib," imbuh Dr. Soedjatmiko, Sp.A(K), MSi, konsultan tumbuh kembang anak dari FKUI/RSCM.
Ada kemungkinan memiliki gejala sisa seperti cacat, lumpuh, tuli, epilepsi, kemunduran inteligensia, hidrosefalus, cerebral palsi, vegetatif, maupun retardasi (keterbelakangan) mental.
Berkembang cepat
Gejala klinisnya berkembang sangat cepat seringkali hanya dalam beberapa jam saja. Pada bayi, gejala meningitis yang menyertai adalah demam, kejang pada tengkuk, rewel, gelisah, sulit makan, menangis terus-menerus, lemah, intensitas interaksi berkurang, dan ubun-ubun menonjol.
Pada anak, gejala meningitis yang umumnya terjadi adalah demam, kejang pada tengkuk, sakit kepala, mual, bingung, serangan mendadak, tidak suka cahaya terang, ruam di sekujur tubuh, dan menurunnya kesadaran.
Tindakan perawatan dilakukan di ruang rawat intensif. "Kalau pada bayi disebut NICU atau neonatal intensive care unit, sementara anak-anak di PICU atau pediatric intensif care unit," ujar Dr. Nita.
Pada mereka juga dilakukan pemeriksaan laboratorium dan kultur darah. Menurut Dr. Nita, pada penderita akan diambil cairan dari punggungnya untuk dibiakkan guna mengetahui bakteri yang menginfeksi. Bila obat yang diberikan sebelumnya masih belum tepat, dapat disesuaikan kemudian. Pemberian antibiotika mulai dilakukan secepatnya selama 14-21 hari.
Guna mencegah kejadian meningitis bakterial, anak mesti diberi vaksinasi rutin seperti vaksinasi Hib, Pneumokokus, dan BCG. "Sementara vaksinasi terhadap virus mump, rubella dapat mencegah anak dari meningitis virus," kata Dr. Nita.
Ini Penyebabnya
• Meningitis Viral
Meningitis viral dapat disebabkan oleh sejumlah tipe virus. Dalam situs Meningitis disebutkan sejumlah virus yang paling sering menyebabkan meningitis viral.
- Enterovirus menjadi penyebab paling sering untuk meningitis viral. Kebanyakan infeksi enteroviral memberikan simtom ringan seperti sakit tenggorokan atau gejala seperti flu. Juga bisa menimbulkan demam dengan ruam yang di tahap awal diagnosis bisa menimbulkan kerancuan dengan penyakit meningococ. Virus ini juga menimbulkan penyakit tangan, kaki, dan mulut.
- Pada beberapa kasus virus mumps dan campak bisa menyebabkan meningitis. Kehadiran vaksin MMR dapat mencegah meningitis.
-Virus herpes juga bisa menyebabkan meningitis atau ensefalitis, yaitu peradangan pada otak.
- Arbovirus normalnya memengaruhi hewan liar seperti burung atau tikus. Virus ini dibawa oleh nyamuk maupun kutu. Beberapa arbovirus dapat menyebabkan meningitis atau ensefalitis pada manusia. Hanya saja, virus ini tidak bisa ditularkan secara langsung antarmanusia.
• Meningitis Bakterial
Kasus meningitis bakterial tidak sesering meningitis viral. Meski demikian, penyakit ini justru lebih serius. Demikian disebutkan dalam situs WebMD. Sejumlah jenis bakteri dapat menyebabkan meningitis.
- Neisseria meningitidis menyebabkan meningitis meningococ, bentuk meningitis yang sering terjadi pada anak-anak dan dewasa muda.
- Haemophilus influenzae merupakan penyebab paling sering pada bayi dan anak-anak di bawah usia 6 tahun sebelum vaksin Hib dikenal.
- Streptococcus pneumonia merupakan penyebab paling sering meningitis bakterial pada anak. Bisa terjadi bersamaan dengan infeksi telinga atau sinus maupun pneumonia.
- Listeria monocytogenes merupakan bentuk bakteri yang biasa dijumpai di sekeliling kita. Tidak cenderung menginfeksi banyak orang, tetapi anak usia muda dan orang tua, termasuk wanita hamil, bisa berisiko.
- Staphylococcus aureus bisa terlihat bersamaan dengan cedera kepala atau bedah otak.
Amati Gejalanya
• Meningitis Viral
Disebutkan dalam situs National Health Service, pasien akan mengalami simtom flu ringan seperti sakit kepala, demam, dan tidak enak badan. Pada kasus berat, simtomnya bisa kekakuan leher, nyeri otot atau sendi, mual, muntal, diare, dan fotofobia.
• Meningitis bakterial
Bentuk yang lebih serius dari kondisi meningitis. Simtom biasanya mendadak dan cepat memburuk.
Tanda dini meningitis bakterial meliputi nyeri pada otot, sendi, atau anggota tubuh lain seperti kaki atau tangan, tangan dan kaki terasa dingin, atau menggigil, kulit pucat, dan bibir membiru. Kondisi tersebut ditambah suhu tubuh yang tinggi (demam).
Simtom awal meningitis bakterial hampir mirip banyak kondisi lain, seperti sakit kepala hebat, demam, mual, muntal, dan perasaan tidak enak.
Ketika kondisinya kian buruk, simtom yang dirasakan berlanjut seperti mengantuk, bingung, kejang. Bisa juga tidak bisa melihat cahaya terang, kekakuan leher, napas cepat, ruam merah yang tidak hilang atau berubah warna.
Untuk mengetahui bercak merah ini bisa memudar atau tidak, lakukan tes gelas. Caranya, tekan bagian luar gelas pada bintik merah, sehingga Anda dapat melihat bila bercaknya memudar dan warnanya hilang saat ditekan. Bila warna tidak berubah, segera hubungi dokter.
Khusus untuk bayi dan anak, simtom meningitis bakterial agak berbeda, seperti tidak responsif, rewel, tidak mau digendong, tangisannya tidak biasa, menolak makan, muntah, kulit pucat, hilang nafsu makan, tatapan kosong, sangat mengantuk, dan berat untuk bangun. Bisa juga timbul pembengkakan di ubun-ubun.
Lakukan Vaksinasi
Dari literatur disebutkan bahwa orang dewasa yang serumah dengan banyak anak memiliki 18-29 persen bakteri pneumokokus dalam tenggorokan dewasa sehat. Sementara di rumah yang tidak ada anak kecil, hanya 6 persen dijumpai bakteri pneumokokus pada tenggorokan orang dewasa sehat.
Beruntung kini sudah ada vaksin pencegah meningitis. Kehadiran vaksin bagi bayi dan anak membuat kejadian pneumokokus pada orang dewasa menurun.
Pemberian vaksin ini juga disebut oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) menjadi pencegahan yang efektif dalam menyelamatkan sekitar 3 juta jiwa di dunia setiap tahunnya. Vaksin untuk mencegah meningitis, yaitu vaksinIPD, telah menjadi vaksin yang diwajibkan di Amerika Serikat, Australia, dan Eropa, dan telah digunakan lebih dari 250 juta dosis di seluruh dunia.
Vaksinasi yang diberikan di Indonesia adalah PCV 7. PCV 7 ini merupakan satu-satunya vaksin yang membantu mencegah penyakit pneumokokus invasif pada bayi dan anak di bawah usia 24 bulan. Vaksin ini merupakan konjugasi pneumokokus yang membantu melindungi diri dari penyakit yang disebabkan oleh tujuh serotipe S. Pneumoniae itu.
"Vaksin ini efektif, aman, dan dapat menurunkan kejadian pneumonia dan meningitis hingga 94 persen," ungkap Dr. Hardiono Pusponegoro, Sp.A(K).
Vaksinasi diperlukan mengingat sudah terjadi resistensi obat antibiotika terhadap bakteri. Sayangnya, baru 0,6 persen dari semua anak Indonesia yang mendapatkan vaksinasi tersebut. Mereka ini adalah anak yang berasal dari keluarga mampu.
Padahal, penularannya lebih banyak menimpa mereka yang tidak mampu. Dengan begitu, kemungkinan untuk mengalami meningitis lebih besar.
Juga Penting bagi Calon Haji
Bukan hanya anak-anak yang harus divaksin untuk mencegah meningitis. Calon haji (calhaj) juga harus disuntik vaksin meningitis. Itu persyaratan dari pemerintah Arab Saudi.
Salah satu syarat pemberian visa haji yang diajukan pemerintah Arab Saudi adalah sertifikat vaksinasi meningitis. Arab Saudi sebenarnya bukan daerah endemi meningitis meningokokus. Namun, karena calhaj juga datang dari negara-negara yang dikenal sebagai "sabuk meningitis" di Afrika, seperti Burkina Faso, Zambia, Sudan, dan Ethiopia, mereka pun waspada.
"Pemerintah Arab Saudi tidak akan mengeluarkan visa bagi calhaj yang belum membawa sertifikat tanda sudah divaksin meningitis," kata Dra. Sri Indarawaty, M.Kes. Apt., Direktur Jenderal Bina Farmasi dan Alat-alat Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, beberapa waktu lalu di Jakarta.
Syarat ini diberlakukan mengingat pada 1987 terjadi wabah meningitis meningokokus. Ada 99 kasus dan yang meninggal 40 orang. Kemudian, pada 2006-2007 tercatat 2 kasus meningitis, 1 meninggal di Arab Saudi dan 1 kasus sembuh. Pada 2007-2008, dilaporkan 1 kasus suspect dan pada 2008-2009 ada 2 suspect.
Pria subur dengan Jus Buah
Tidak sedikit orang yang memiliki masalah dengan kesuburan. Masalah kesuburan merupakan masalah yang umun dialami oleh banyak pasangan. Masalah kesuburan telah dialami oleh 2,1 juta pasangan menikah di Amerika Serikat.
Jumlah pasangan yang memiliki masalah kesuburan telah mengalami peningkatan, sedangkan perawatan yang ditawarkan oleh para dokter sangat terbatas. Oleh karena hal tersebut, banyak pasangan yang mengalami masalah kesuburan yang mencari jenis obat lain dalam rangka meningkatkan kesempatan untuk mempunyai anak.
Nutrisi memang memainkan peranan yang sangat penting dalam kesuburan. Namun, mengatasi masalah kesuburan melalui pendekatan nutrisi, justru seringkali diabaikan.
Jika tubuh kekurangan nutrisi tertentu, tubuh akan mengalami ketidakseimbangan biokimia. Proses biokimia tubuh yang unik akan mulai melambat dan tidak akan berfungsi dengan normal sampai ketidakseimbangan yang terjadi dapat diatasi.
Memastikan bahwa makanan yang dikonsumsi adalah nutrisi yang baik untuk tubuh adalah salah satu hal yang paling penting yang dapat dilakukan. Jika mengonsumsi makanan yang sarat dengan kandungan gula, bahan kimia, pengawet, bahan buatan, dan lemak yang tidak sehat, dapat menyebabkan ketidaksuburan. Kebanyakan orang justru tidak menyadari dampak nutrisi bagi kesuburan tubuh.
Nutrisi memang merupakan hal yang mungkin seringkali disepelekan, tetapi sebenarnya merupakan hal yang sangat mendasari apapun yang terjadi pada tubuh. Tidak hanya masalah kesuburan saja, namun nutrisi juga dapat mendasari terjadinya berbagai penyakit
lainnya. Bagaimana bisa berharap tubuh selalu bugar dan sehat, jika tidak pernah memperhatikan nutrisi yang baik untuk tubuh kita.Jumlah pasangan yang memiliki masalah kesuburan telah mengalami peningkatan, sedangkan perawatan yang ditawarkan oleh para dokter sangat terbatas. Oleh karena hal tersebut, banyak pasangan yang mengalami masalah kesuburan yang mencari jenis obat lain dalam rangka meningkatkan kesempatan untuk mempunyai anak.
Nutrisi memang memainkan peranan yang sangat penting dalam kesuburan. Namun, mengatasi masalah kesuburan melalui pendekatan nutrisi, justru seringkali diabaikan.
Jika tubuh kekurangan nutrisi tertentu, tubuh akan mengalami ketidakseimbangan biokimia. Proses biokimia tubuh yang unik akan mulai melambat dan tidak akan berfungsi dengan normal sampai ketidakseimbangan yang terjadi dapat diatasi.
Memastikan bahwa makanan yang dikonsumsi adalah nutrisi yang baik untuk tubuh adalah salah satu hal yang paling penting yang dapat dilakukan. Jika mengonsumsi makanan yang sarat dengan kandungan gula, bahan kimia, pengawet, bahan buatan, dan lemak yang tidak sehat, dapat menyebabkan ketidaksuburan. Kebanyakan orang justru tidak menyadari dampak nutrisi bagi kesuburan tubuh.
Nutrisi memang merupakan hal yang mungkin seringkali disepelekan, tetapi sebenarnya merupakan hal yang sangat mendasari apapun yang terjadi pada tubuh. Tidak hanya masalah kesuburan saja, namun nutrisi juga dapat mendasari terjadinya berbagai penyakit
Asupan unsur gizi, seperti vitamin B12, Vitamin E, vitamin C, beta karoten, lycopene, besi, seng, dan selenium sangat diperlukan baik untuk pria dan wanita. Minuman yang bergizi juga dapat membantu mengatasi masalah kesuburan.
Seperti dikutip dari Men's Health Tune Up, Senin (19/9/2011), berdasarkan hasil dari beberapa penelitian, minuman jus dari buah-buahan yang dapat membantu mengatasi masalah kesuburan pada pria, antara lain:
1. Jus buah delima
Jus delima adalah salah satu minuman yang dapat membantu mengatasi masalah kesuburan. Jus buah delima dapat meningkatkan jumlah sperma dan kesuburan seseorang.
Hal ini diyakini bahwa antioksidan yang sangat poten dapat ditemukan dalam buah delima. Antioksidan tersebut memilki manfaat dapat melindungi asam lemak dalam sperma dari kerusakan.
2. Kombinasi jus dari jambu biji dan semangka
Sebuah kombinasi dari jus jambu biji dan semangka juga dapat sangat membantu mengatasi masalah kesuburan. Kombinasi jus tersebut dapat memiliki unsur yang dibutuhkan oleh pria untuk menjadi efektif dalam reproduksi.
Lycopene yang terkandung dalam jambu biji, memiliki sifat antioksidan yang mempunyai manfaat untuk membantu mengatasi masalah kesuburan. Manfaat dari lycopene tersebut adalah dapat meningkatkan fungsi dari sistem reproduksi laki-laki.
Hal paling sederhana yang paling mudah dilakukan untuk membuat tubuh sehat dan bugar adalah dengan memperbaiki keseimbangan nutrisi untuk tubuh. Sehingga, tidak ada salahnya mencoba beberapa variasi jus buah untuk membantu mengatasi masalah kesuburan yang dialami.
Pengusir Cacing
Mengusir Cacing dengan Herbal
Hembing Mon, 11 Apr 2011 09:57:00 WIB
Hembing Mon, 11 Apr 2011 09:57:00 WIB
Infeksi cacing usus atau biasa disebut dengan cacingan umumnya banyak terjadi pada anak-anak, karena mereka tidak terlalu memperhatikan kebersihan. Namun cacingan juga dapat menyerang orang dewasa. Ada beberapa macam cacingan tergantung dari jenis cacing yang menginfeksinya, yang paling sering ditemui di dalam usus manusia yaitu cacing gelang, cacing kremi, cacing cambuk, cacing pita, dan cacing tambang. Cacing–cacing tersebut masuk ke dalam perut/usus melalui mulut,
Cacing dapat masuk ke dalam tubuh (usus) karena kurangnya menjaga kebersihan, seperti tidak mencuci tangan sebelum makan, pembuangan feses (kotoran manusia) di sembarang tempat, atau lalat yang hinggap di makanan. Cacing-cacing tersebut bertelur di usus dan cacing yang sudah matang dikeluarkan bersama dengan feses. Walaupun cacingan sepertinya merupakan penyakit ringan, namun cacing atau larvanya dapat menyebar dan menginfeksi organ lainnya sehingga menimbulkan gangguan penyakit yang lebih berat.
Berikut ini beberapa jenis infeksi cacing pada manusia.
1.Infeksi Cacing Kremi (Oxyuriasis)
Disebabkan oleh cacing kremi (Oxyuris vermicularis) atau disebut juga cacing kerawit, yaitu cacing kecil halus seperti benang, berwarna putih dengan panjang kira-kira 3-5 mm pada cacing jantan dan yang betina sekitar 8-13 mm. Infeksi cacing ini biasa ditemukan di daerah tropis dan sedang dengan sanitasi yang kotor, terjadi pada anak-anak yang berumur sekitar 5-14 tahun terutama dengan kebiasaan memasukan tangan ke dalam mulut. Jenis cacing ini akan memakan isi usus, cacing betina pindah dan bertelur di usus sebelah bawah (sekitar anus). Telur–telurnya akan merayap keluar menuju dubur sehingga menimbulkan rasa gatal. Bila digaruk dengan tangan akan menempel di ujung kuku dan dapat masuk ke dalam mulut ketika memasukan makanan. Gatal terutama pada malam hari sehingga mengganggu tidur, juga menyebabkan iristasi kulit, pada anak perempuan kadang terjadi radang vagina.
2.Infeksi cacing Gelang (Ascariasis)
Penyakit cacingan yang disebabkan oleh infeksi cacing gelang (Ascaris lumbricoides) yang hidup dalam usus halus manusia. Cacing ini tergolong jenis cacing besar, berukuran sekitar 20-30 cm, berwarna merah dadu dan putih. Telur-telur cacing gelang keluar dari tubuh manusia bersama dengan kotoran (feses). Cacing gelang masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan yang terkontaminasi feses manusia, misalnya melalui lalat yang menghinggapi makanan atau sayur yang terkontaminasi telur cacing gelang yang tidak dicuci dengan bersih.
Gejala atau tanda terinfeksi cacing gelang yaitu perut terasa tidak enak, lesu, tidak napsu makan, muka pucat, mual, badan kurus, dan perut buncit. Fesesnya encer, kadang bercampur lendir dan darah, cacing tampak keluar dalam feses. Larva cacing gelang dapat masuk melalui pembuluh darah atau limfe, bila menyerang paru-paru dapat menyebabkan radang paru dan batuk. Sedangkan cacing gelang yang dewasa dapat bermigrasi ke usus buntu hingga menyebabkan radang usus.
3.Infeksi Cacing Pita (Taeniasis)
Cacing pita (Taenia sp.) bentuknya panjang pipih menyerupai pita, kepalanya kecil dan mempunyai kait untuk melekatkan diri pada dinding usus. Cacing pita mempunyai banyak jenis, tetapi ada tiga yang biasa dikenal yaitu cacing pita daging, cacing pita ikan dan cacing pita babi. Jenis cacingan ini disebabkan pengkonsumsian daging (terutama sapi dan babi) yang mengandung cacing pita dan memasaknya kurang matang.
Gejala atau tanda terinfeksi cacing pita antara lain : perut terasa mulas dan mual, kadang perih dan tajam menusuk-nusuk tetapi akan hilang sesudah makan. Selain itu muka pucat, pusing, kurang nafsu makan, dan feses berlendir.
Pencegahan
Langkah pencegahan yang dapat dilakukan agar terhindar dari infeksi cacing usus, antara lain :
- jagalah kebersihan pribadi, makanan dan lingkungan dengan baik
- mencuci tangan dengan bersih terutama sebelum makan dan setelah buang air besar,
- menggunting kuku dan hindari kebiasaan menggigit kuku
- cuci sayur dengan bersih dan masak daging hingga benar-benar matang
- sediakan fasilitas jamban yang memadai, jangan buang air besar sembarangan
- sebaiknya anak-anak diberi obat cacing setiap 6 bulan sekali
Herba untuk memberantas Cacingan
Selain dengan obat modern, cacingan juga dapat dilawan dengan obat alami dari herba/tumbuhan obat yang berkhasiat sebagai anthelminthik (anti-cacing), antara lain adalah biji pinang (Areca catechu), biji wudani (Quisqualis indica), kulit dan akar delima (Punica granatum), biji labu kuning (Cucurbita moschata), temu giring (Curcuma heyneana), biji dan akar pepaya (Carica papaya), bawang putih (Alium sativum), ketepeng (Cassia alata), mindi kecil (Melia azedarach). Secara empiris (pengalaman) berbagai tumbuhan obat tersebut efektif mengatasi cacingan, diantaranya juga telah dilakukan penelitian dan terbukti mengandung senyawa aktif yang berkhasiat anthelminthik.
Pada biji pinang mengandung arekolin yaitu salah satu alkaloid yang berfungsi sebagai obat cacing. Kulit buah dan akar delima mengandung alkaloid dan tanin yang berkhasiat anthelminthik terutama pada cacing gelang dan cacing pita. Senyawa potassium quisqualata yang terkandung pada buah wudani dapat membunuh cacing usus. Komponen aktif lainnya yang berkhasiat anthelminthik adalah glukosida cacirin yang terkandung dalam buah pepaya, cucurbitin pada biji labu kuning, diallil disulfida pada bawang putih, serta toosendanin yang terkandung pada kulit batang dn kulit akar mindi.
Berikut beberapa contoh resep herbal untuk mengatasi cacingan.
Resep 1.
15 gram biji pinang kering di tumbuk + 60 gram biji labu kuning yang kering ditumbuk + 15 gram kulit delima kering. Semua bahan direbus dengan 600 cc air (dengan api kecil) hingga tersisa 200 cc, disaring, setelah dingin airnya diminum. (untuk semua jenis cacing).
Resep 2.
Biji wudani disangrai sampai matang, lalu dimakan dengan dikunyah ½ jam sebelum makan. Anak kecil 3-15 biji sehari, dewasa 15-30 biji sehari, dibagi untuk 3 kali makan. Lakukan berturut-turut selama 15 hari (satu keur). Setelah satu bulan dimakan satu keur lagi. (untuk cacing kremi, cacing tambang, cacing gelang, cacing cambuk).
Resep 3.
20 gram temu giring segar + 15 gram temu hitam segar + 2 siung bawang putih, dicuci dan didihaluskan atau diblender dengan menambahkan 100 cc air hangat, disaring, diminum pada pagi hari setengah jam sebelum makan. (untuk cacing kremi dan cacing gelang)
Catatan : pilih salah satu resep dan lakukan secara teratur. untuk perebusan gunakan panci enamel, peruk tanah, panci kaca/pyrex. ***
Cacing dapat masuk ke dalam tubuh (usus) karena kurangnya menjaga kebersihan, seperti tidak mencuci tangan sebelum makan, pembuangan feses (kotoran manusia) di sembarang tempat, atau lalat yang hinggap di makanan. Cacing-cacing tersebut bertelur di usus dan cacing yang sudah matang dikeluarkan bersama dengan feses. Walaupun cacingan sepertinya merupakan penyakit ringan, namun cacing atau larvanya dapat menyebar dan menginfeksi organ lainnya sehingga menimbulkan gangguan penyakit yang lebih berat.
Berikut ini beberapa jenis infeksi cacing pada manusia.
1.Infeksi Cacing Kremi (Oxyuriasis)
Disebabkan oleh cacing kremi (Oxyuris vermicularis) atau disebut juga cacing kerawit, yaitu cacing kecil halus seperti benang, berwarna putih dengan panjang kira-kira 3-5 mm pada cacing jantan dan yang betina sekitar 8-13 mm. Infeksi cacing ini biasa ditemukan di daerah tropis dan sedang dengan sanitasi yang kotor, terjadi pada anak-anak yang berumur sekitar 5-14 tahun terutama dengan kebiasaan memasukan tangan ke dalam mulut. Jenis cacing ini akan memakan isi usus, cacing betina pindah dan bertelur di usus sebelah bawah (sekitar anus). Telur–telurnya akan merayap keluar menuju dubur sehingga menimbulkan rasa gatal. Bila digaruk dengan tangan akan menempel di ujung kuku dan dapat masuk ke dalam mulut ketika memasukan makanan. Gatal terutama pada malam hari sehingga mengganggu tidur, juga menyebabkan iristasi kulit, pada anak perempuan kadang terjadi radang vagina.
2.Infeksi cacing Gelang (Ascariasis)
Penyakit cacingan yang disebabkan oleh infeksi cacing gelang (Ascaris lumbricoides) yang hidup dalam usus halus manusia. Cacing ini tergolong jenis cacing besar, berukuran sekitar 20-30 cm, berwarna merah dadu dan putih. Telur-telur cacing gelang keluar dari tubuh manusia bersama dengan kotoran (feses). Cacing gelang masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan yang terkontaminasi feses manusia, misalnya melalui lalat yang menghinggapi makanan atau sayur yang terkontaminasi telur cacing gelang yang tidak dicuci dengan bersih.
Gejala atau tanda terinfeksi cacing gelang yaitu perut terasa tidak enak, lesu, tidak napsu makan, muka pucat, mual, badan kurus, dan perut buncit. Fesesnya encer, kadang bercampur lendir dan darah, cacing tampak keluar dalam feses. Larva cacing gelang dapat masuk melalui pembuluh darah atau limfe, bila menyerang paru-paru dapat menyebabkan radang paru dan batuk. Sedangkan cacing gelang yang dewasa dapat bermigrasi ke usus buntu hingga menyebabkan radang usus.
3.Infeksi Cacing Pita (Taeniasis)
Cacing pita (Taenia sp.) bentuknya panjang pipih menyerupai pita, kepalanya kecil dan mempunyai kait untuk melekatkan diri pada dinding usus. Cacing pita mempunyai banyak jenis, tetapi ada tiga yang biasa dikenal yaitu cacing pita daging, cacing pita ikan dan cacing pita babi. Jenis cacingan ini disebabkan pengkonsumsian daging (terutama sapi dan babi) yang mengandung cacing pita dan memasaknya kurang matang.
Gejala atau tanda terinfeksi cacing pita antara lain : perut terasa mulas dan mual, kadang perih dan tajam menusuk-nusuk tetapi akan hilang sesudah makan. Selain itu muka pucat, pusing, kurang nafsu makan, dan feses berlendir.
Pencegahan
Langkah pencegahan yang dapat dilakukan agar terhindar dari infeksi cacing usus, antara lain :
- jagalah kebersihan pribadi, makanan dan lingkungan dengan baik
- mencuci tangan dengan bersih terutama sebelum makan dan setelah buang air besar,
- menggunting kuku dan hindari kebiasaan menggigit kuku
- cuci sayur dengan bersih dan masak daging hingga benar-benar matang
- sediakan fasilitas jamban yang memadai, jangan buang air besar sembarangan
- sebaiknya anak-anak diberi obat cacing setiap 6 bulan sekali
Herba untuk memberantas Cacingan
Selain dengan obat modern, cacingan juga dapat dilawan dengan obat alami dari herba/tumbuhan obat yang berkhasiat sebagai anthelminthik (anti-cacing), antara lain adalah biji pinang (Areca catechu), biji wudani (Quisqualis indica), kulit dan akar delima (Punica granatum), biji labu kuning (Cucurbita moschata), temu giring (Curcuma heyneana), biji dan akar pepaya (Carica papaya), bawang putih (Alium sativum), ketepeng (Cassia alata), mindi kecil (Melia azedarach). Secara empiris (pengalaman) berbagai tumbuhan obat tersebut efektif mengatasi cacingan, diantaranya juga telah dilakukan penelitian dan terbukti mengandung senyawa aktif yang berkhasiat anthelminthik.
Pada biji pinang mengandung arekolin yaitu salah satu alkaloid yang berfungsi sebagai obat cacing. Kulit buah dan akar delima mengandung alkaloid dan tanin yang berkhasiat anthelminthik terutama pada cacing gelang dan cacing pita. Senyawa potassium quisqualata yang terkandung pada buah wudani dapat membunuh cacing usus. Komponen aktif lainnya yang berkhasiat anthelminthik adalah glukosida cacirin yang terkandung dalam buah pepaya, cucurbitin pada biji labu kuning, diallil disulfida pada bawang putih, serta toosendanin yang terkandung pada kulit batang dn kulit akar mindi.
Berikut beberapa contoh resep herbal untuk mengatasi cacingan.
Resep 1.
15 gram biji pinang kering di tumbuk + 60 gram biji labu kuning yang kering ditumbuk + 15 gram kulit delima kering. Semua bahan direbus dengan 600 cc air (dengan api kecil) hingga tersisa 200 cc, disaring, setelah dingin airnya diminum. (untuk semua jenis cacing).
Resep 2.
Biji wudani disangrai sampai matang, lalu dimakan dengan dikunyah ½ jam sebelum makan. Anak kecil 3-15 biji sehari, dewasa 15-30 biji sehari, dibagi untuk 3 kali makan. Lakukan berturut-turut selama 15 hari (satu keur). Setelah satu bulan dimakan satu keur lagi. (untuk cacing kremi, cacing tambang, cacing gelang, cacing cambuk).
Resep 3.
20 gram temu giring segar + 15 gram temu hitam segar + 2 siung bawang putih, dicuci dan didihaluskan atau diblender dengan menambahkan 100 cc air hangat, disaring, diminum pada pagi hari setengah jam sebelum makan. (untuk cacing kremi dan cacing gelang)
Catatan : pilih salah satu resep dan lakukan secara teratur. untuk perebusan gunakan panci enamel, peruk tanah, panci kaca/pyrex. ***
Pemecah Lemak alami
Jakarta, Banyak cara yang bisa dilakukan untuk membakar lemak berlebih di dalam tubuh. Tapi ada nutrisi tertentu yang bisa dikonsumsi untuk membantu membakar lemak secara alami. Salah satu nutrisi ini adalah buah grapefruit(jeruk khas daaerah tropis).
Peneliti dari Hebrew University of Jerusalem mempelajari senyawa flavonoiddi dalam grapefruit yaitu naringenin. Senyawa ini diketahui bisa membantu tubuh memecah lemak dan mengurangi kolesterol jahat.
Peneliti menemukan naringenin ini bisa mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) di dalam tubuh sebesar 42 persen dan sensitivitas insulin meningkat hingga 64 persen setelah diberikan naringenin murni setengah jam setelah makan.
"Senyawa ini meningkatkan aktivitas protein yang mengontrol ratusan enzim dalam hati. Enzim ini memecah beberapa asam lemak dari makanan dan lemak Anda sendiri yang tersimpan, sehingga bisa membantu melawan obesitas," ujar Yaakov Nahmias, PhD, seperti dikutip dari Menshealth.com, Selasa (18/10/2011).
Nutrisi lain yang patut dipertimbangkan adalah mengonsumsi teh hijau. Sebuah penelitian di Jepang menemukan konsumsi 690 mg katekin dari teh hijau setiap hari selama 12 minggu bisa menurunkan 2 persen lemak yang ada di tubuh.
Hal ini kemungkinan karena katekin mampu meningkatkan metabolisme di dalam tubuh. Sampai saat ini para ahli mengungkapkan bahwa katekin bisa dikonsumsi sampai 800 mg setiap harinya.
Selain itu grapefruit dan teh hijau, ada pula nutrisi lain yang bisa dikonsumsi untuk membantu membakar lemak dalam tubuh yaitu:
1. Pir, laporan dari studi University of Rio de Janeiro yagn dipublikasikan dalam jurnal Nutrition menemukan konsumsi 3 buah pir sehari bisa membantu menurunkan berat badan karena kaya akan serat dan mencegah seseorang makan berlebihan.
2. Kacang almond, studi yang hasilnya dipublikasikan dalam International Journal of Obesity menemukan konsumsi segenggam almond setiap hari selama 6 bulan bisa membantu menghilangkan 18 persen lemak dalam tubuh partisipan.
3. Kacang-kacangan yang mengandung pati tahan cerna (resistant starch) karena bisa menjadi pembakar lemak kuat, seperti kacang merah. Studi dari University of Colorado menemukan kacang-kacangan dan makanan laut yang kaya pati resisten bisa membakar lemak tubuh hingga 25 persen.
Peneliti dari Hebrew University of Jerusalem mempelajari senyawa flavonoiddi dalam grapefruit yaitu naringenin. Senyawa ini diketahui bisa membantu tubuh memecah lemak dan mengurangi kolesterol jahat.
Peneliti menemukan naringenin ini bisa mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) di dalam tubuh sebesar 42 persen dan sensitivitas insulin meningkat hingga 64 persen setelah diberikan naringenin murni setengah jam setelah makan.
"Senyawa ini meningkatkan aktivitas protein yang mengontrol ratusan enzim dalam hati. Enzim ini memecah beberapa asam lemak dari makanan dan lemak Anda sendiri yang tersimpan, sehingga bisa membantu melawan obesitas," ujar Yaakov Nahmias, PhD, seperti dikutip dari Menshealth.com, Selasa (18/10/2011).
Nutrisi lain yang patut dipertimbangkan adalah mengonsumsi teh hijau. Sebuah penelitian di Jepang menemukan konsumsi 690 mg katekin dari teh hijau setiap hari selama 12 minggu bisa menurunkan 2 persen lemak yang ada di tubuh.
Hal ini kemungkinan karena katekin mampu meningkatkan metabolisme di dalam tubuh. Sampai saat ini para ahli mengungkapkan bahwa katekin bisa dikonsumsi sampai 800 mg setiap harinya.
Selain itu grapefruit dan teh hijau, ada pula nutrisi lain yang bisa dikonsumsi untuk membantu membakar lemak dalam tubuh yaitu:
1. Pir, laporan dari studi University of Rio de Janeiro yagn dipublikasikan dalam jurnal Nutrition menemukan konsumsi 3 buah pir sehari bisa membantu menurunkan berat badan karena kaya akan serat dan mencegah seseorang makan berlebihan.
2. Kacang almond, studi yang hasilnya dipublikasikan dalam International Journal of Obesity menemukan konsumsi segenggam almond setiap hari selama 6 bulan bisa membantu menghilangkan 18 persen lemak dalam tubuh partisipan.
3. Kacang-kacangan yang mengandung pati tahan cerna (resistant starch) karena bisa menjadi pembakar lemak kuat, seperti kacang merah. Studi dari University of Colorado menemukan kacang-kacangan dan makanan laut yang kaya pati resisten bisa membakar lemak tubuh hingga 25 persen.
Beberapa Obat Berbahaya
Beberapa waktu lalu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI merazia 21 jenis obat tradisional yang ditambahkan zat kimia. Bagaimana tingkat bahaya kandungan obat-obatan tersebut?
BPOM RI mengeluarkan 21 daftar obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat (BKO) berdasarkan pengawasan sejak Juli 2011. Dari laporan BPOM RI, tercatat beberapa barang yang dilarang dikonsumsi, di antaranya kopi yang mengandung obat kuat, jamu yang mengandung obat kuat, dan kaplet obat kuat (pil biru).
“Dari 21 jenis obat tersebut, ternyata tujuh di antaranya mengandung zat kimia berupa obat antiradang nonsteroid (fenilbutason, piroksikam, atau natrium diklofenak),” kata Dr dr Ari F Syam SpPD-kGEH MMB FINASIM FACP dari bidang Ilmu Biomedik Universitas Indonesia dalam rilisnya, Senin (10/10/2011).
Ia menjelaskan, obat-obat ini merupakan antinyeri terutama untuk nyeri sendi dengan kerja kuat tetapi mempunyai efek samping kuat pula. Efek samping terjadi pada saluran cerna atas, terutama lambung dan usus dua belas jari, seperti luka permukaan, erosi, bahkan luka yang dalam pada lambung atau usus dua belas jari (tukak pektikum).
“Secara klinis, orang yang mengonsumsi obat-obat ini merasakan tidak nyaman di sekitar ulu hati, nyeri atau panas ulu hati bisa disertai mual maupun muntah-muntah. Efek samping yang lebih berat, antara lain berupa terjadinya perdarahan saluran cerna atas sampai timbul kebocoran pada lambung maupun usus dua belas jari,” paparnya.
Dalam praktik sehari-hari, tambahnya, lebih dari 50 persen kasus perdarahan saluran cerna atas berhubungan dengan konsumsi obat-obatan yang mengandung antiradang ini, baik dalam bentuk obat maupun jamu-jamuan. Penggunaan jangka panjang obat-obatan antiradang bisa menyebabkan kerusakan ginjal bahkan gagal ginjal dan akhirnya penderita harus menjalani cuci darah. Beberapa obatanti radang juga bisa menyebabkan gangguan hati atau liver.
“Mengingat dampak buruk penggunaan obat-obatan ini dan dibungkus dalam bentuk obat tradisional dengan dalih aman dikonsumsi, maka pengawasan harus terus-menerus dilakukan terutama oleh BPOM atas beredarnya produk-produk ini di tengah masyarakat,” tegasnya.
Obat bekerja cepat patut dicurigai
Ia menukaskan, masyarakat luas harus berhati-hati dan mencurigai produk-produk jamu yang jika dikonsumsi bisa bekerja cepat menghilangkan rasa sakit. “Kemungkinan, jamu tersebut telah ditambahkan zat kimia,” ujarnya.
“Selain itu, bagi masyarakat yang sudah punya riwayat efek samping akibat penggunaan produk tersebut harus lebih berhati-hati pada penggunaan berikutnya karena efek samping yang timbul akan berulang dan bisa lebih berat,” tandasnya.
Adapun 21 obat tradisional yang mengandung BKO, yakni Poten-Zhi kapsul TR042337421 produksi PT Daxen Indonesia, Bogor; obat serbuk asam urat nyeri tulang cap Gunung Krakatau dari Citra Herbindo Utama, Jakarta; kapsul Buah Naga dari Lebah Makasar; kapsul Dewa Dewi dari PJ Kurnia, Jawa Tengah; jamu penyehat badan cap Putri Sakti dari CV Putri Sakti Husada, Jawa Timur dan jamu tradisional Jawa Asli cap Putri Sakti dari CV Putri Sakti Husada, Jawa Timur.
Selanjutnya, kapsul telat bulan (Tiauw Keng Poo Sae) dari Tabib Jaya Sakti, Jawa Tengah; jamu serbuk kuat tahan lama Surabaya Madura dari PJ Racikan Madura; kapsul lebah Mutiara asam urat dan obat kapsul gatal-gatal Lebah Mutiara dari perusahaan Jamu Tradisional, Solo; Linu Rat kapsul dari PJ Sido Mekar, MD dan SM obat asam urat nyeri tulang atau kapsul sendi Cicungunya dari PJ Ramuan Dayak, dan obat kapsul kuat dan tahan lama Powerman dari Indo Alam Perkasa, Denpasar.
Kemudian, obat kuat dan tahan lama X Kapsul dari PJ Husodo Jaya; pil antisakit gigi plus Pak Tani tablet dari Sari Tani, Jawa Tengah; Prima Setia kapsul dari CV Manshuba Indo Herba, Jakarta; kapsul Scorpion dari PJ Sinar Makmur, Madura; kapsul Spider dari PJ Sinar Makmur, Madura; kapsul Tangkur Cobra Laut dari PJ Bima Perkasa; Tiger Fit asam urat flu tulang kapsul dari Akar Tiongkok Indonesia, dan Power Up kapsul dari Tibet Sheng Yang Bioengineering Ltd/PT Woo Tekh Indonesia.
(ftr) Okezone-sumber
BPOM RI mengeluarkan 21 daftar obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat (BKO) berdasarkan pengawasan sejak Juli 2011. Dari laporan BPOM RI, tercatat beberapa barang yang dilarang dikonsumsi, di antaranya kopi yang mengandung obat kuat, jamu yang mengandung obat kuat, dan kaplet obat kuat (pil biru).
“Dari 21 jenis obat tersebut, ternyata tujuh di antaranya mengandung zat kimia berupa obat antiradang nonsteroid (fenilbutason, piroksikam, atau natrium diklofenak),” kata Dr dr Ari F Syam SpPD-kGEH MMB FINASIM FACP dari bidang Ilmu Biomedik Universitas Indonesia dalam rilisnya, Senin (10/10/2011).
Ia menjelaskan, obat-obat ini merupakan antinyeri terutama untuk nyeri sendi dengan kerja kuat tetapi mempunyai efek samping kuat pula. Efek samping terjadi pada saluran cerna atas, terutama lambung dan usus dua belas jari, seperti luka permukaan, erosi, bahkan luka yang dalam pada lambung atau usus dua belas jari (tukak pektikum).
“Secara klinis, orang yang mengonsumsi obat-obat ini merasakan tidak nyaman di sekitar ulu hati, nyeri atau panas ulu hati bisa disertai mual maupun muntah-muntah. Efek samping yang lebih berat, antara lain berupa terjadinya perdarahan saluran cerna atas sampai timbul kebocoran pada lambung maupun usus dua belas jari,” paparnya.
Dalam praktik sehari-hari, tambahnya, lebih dari 50 persen kasus perdarahan saluran cerna atas berhubungan dengan konsumsi obat-obatan yang mengandung antiradang ini, baik dalam bentuk obat maupun jamu-jamuan. Penggunaan jangka panjang obat-obatan antiradang bisa menyebabkan kerusakan ginjal bahkan gagal ginjal dan akhirnya penderita harus menjalani cuci darah. Beberapa obatanti radang juga bisa menyebabkan gangguan hati atau liver.
“Mengingat dampak buruk penggunaan obat-obatan ini dan dibungkus dalam bentuk obat tradisional dengan dalih aman dikonsumsi, maka pengawasan harus terus-menerus dilakukan terutama oleh BPOM atas beredarnya produk-produk ini di tengah masyarakat,” tegasnya.
Obat bekerja cepat patut dicurigai
Ia menukaskan, masyarakat luas harus berhati-hati dan mencurigai produk-produk jamu yang jika dikonsumsi bisa bekerja cepat menghilangkan rasa sakit. “Kemungkinan, jamu tersebut telah ditambahkan zat kimia,” ujarnya.
“Selain itu, bagi masyarakat yang sudah punya riwayat efek samping akibat penggunaan produk tersebut harus lebih berhati-hati pada penggunaan berikutnya karena efek samping yang timbul akan berulang dan bisa lebih berat,” tandasnya.
Adapun 21 obat tradisional yang mengandung BKO, yakni Poten-Zhi kapsul TR042337421 produksi PT Daxen Indonesia, Bogor; obat serbuk asam urat nyeri tulang cap Gunung Krakatau dari Citra Herbindo Utama, Jakarta; kapsul Buah Naga dari Lebah Makasar; kapsul Dewa Dewi dari PJ Kurnia, Jawa Tengah; jamu penyehat badan cap Putri Sakti dari CV Putri Sakti Husada, Jawa Timur dan jamu tradisional Jawa Asli cap Putri Sakti dari CV Putri Sakti Husada, Jawa Timur.
Selanjutnya, kapsul telat bulan (Tiauw Keng Poo Sae) dari Tabib Jaya Sakti, Jawa Tengah; jamu serbuk kuat tahan lama Surabaya Madura dari PJ Racikan Madura; kapsul lebah Mutiara asam urat dan obat kapsul gatal-gatal Lebah Mutiara dari perusahaan Jamu Tradisional, Solo; Linu Rat kapsul dari PJ Sido Mekar, MD dan SM obat asam urat nyeri tulang atau kapsul sendi Cicungunya dari PJ Ramuan Dayak, dan obat kapsul kuat dan tahan lama Powerman dari Indo Alam Perkasa, Denpasar.
Kemudian, obat kuat dan tahan lama X Kapsul dari PJ Husodo Jaya; pil antisakit gigi plus Pak Tani tablet dari Sari Tani, Jawa Tengah; Prima Setia kapsul dari CV Manshuba Indo Herba, Jakarta; kapsul Scorpion dari PJ Sinar Makmur, Madura; kapsul Spider dari PJ Sinar Makmur, Madura; kapsul Tangkur Cobra Laut dari PJ Bima Perkasa; Tiger Fit asam urat flu tulang kapsul dari Akar Tiongkok Indonesia, dan Power Up kapsul dari Tibet Sheng Yang Bioengineering Ltd/PT Woo Tekh Indonesia.
(ftr) Okezone-sumber
Sabtu, 14 Mei 2011
Referensi Sumur zam-zam
Selama ini kita mengenal sumur Zamzam dari buku-buku agama. Namun sebenarnya ada sisi ilmiah saintifiknya juga looh. Cabang ilmu geologi yang mempelajari tentang air adalah hydrogeologi.
Khasiat air Zam-zam tentunya bukan disini yang mesti menjelaskan, tapi kalau dongengan geologi sumur Zam-zam mungkin bisa dijelaskan disini. Sedikit cerita Pra-Islam, atau sebelum kelahiran Nabi Muhammad, diawali dengan kisah Isteri dari Nabi Ibrahim, Siti Hajar, yang mencari air untuk anaknya yang cerita. Sumur ini kemudian tidak banyak atau bahkan tidak ada ceritanya, sehingga sumur ini dikabarkan hilang.
Sumur Zam-zam yang sekarang ini kita lihat adalah sumur yang digali oleh Abdul Muthalib kakeknya Nabi Muhammad. Sehingga saat ini, dari “ilmu persumuran” maka sumur Zam-zam termasuk kategori sumur gali (Dug Water Well).
Dimensi dan Profil Sumur Zam-zam
Bentuk sumur Zam-zam dapat dilihat dibawah ini.
Sumur ini memiliki kedalaman sekitar 30.5 meter. Hingga kedalaman 13.5 meter teratas menembus lapisan alluvium Wadi Ibrahim. Lapisan ini merupakan lapisan pasir yang sangat berpori. Lapisan ini berisi batupasir hasil transportasi dari lain tempat. Mungkin saja dahulu ada lembah yang dialiri sungai yang saat ini sudah kering. Atau dapat pula merupakan dataran rendah hasil runtuhan atau penumpukan hasil pelapukan batuan yang lebih tinggi topografinya.
Mata air zamzam
Dibawah lapisan alluvial Wadi Ibrahim ini terdapat setengah meter (0.5 m) lapisan yang sangat lulus air (permeable). Lapisan yang sangat lulus air inilah yang merupakan tempat utama keluarnya air-air di sumur Zam-zam.
Kedalaman 17 meter kebawah selanjutnya, sumur ini menembus lapisan batuan keras yang berupa batuan beku Diorit. Batuan beku jenis ini (Diorit) memang agak jarang dijumpai di Indonesia atau di Jawa, tetapi sangat banyak dijumpai di Jazirah Arab. Pada bagian atas batuan ini dijumpai rekahan-rekahan yang juga memiliki kandungan air. Dulu ada yang menduga retakan ini menuju laut Merah. Tetapi tidak ada (barangkali saja saya belum menemukan) laporan geologi yang menunjukkan hal itu.
Dari uji pemompaan sumur ini mampu mengalirkan air sebesar 11 – 18.5 liter/detik, hingga permenit dapat mencapai 660 liter/menit atau 40 000 liter per jam. Celah-celah atau rekahan ini salah satu yang mengeluarkan air cukup banyak. Ada celah (rekahan) yang memanjang kearah hajar Aswad dengan panjang 75 cm denga ketinggian 30 cm, juga beberapa celah kecil kearah Shaffa dan Marwa.
Keterangan geometris lainnya, celah sumur dibawah tempat Thawaf 1.56 m, kedalaman total dari bibir sumur 30 m, kedalaman air dari bibir sumur = 4 m, kedalaman mata air 13 m, Dari mata air sampai dasar sumur 17 m, dan diameter sumur berkisar antara 1.46 hingga 2.66 meter.
Air hujan sebagai sumber berkah
Kota Makkah terletak di lembah, menurut SGS (Saudi Geological Survey) luas cekungan yang mensuplai sebagai daerah tangkapan ini seluas 60 Km2 saja, tentunya tidak terlampau luas sebagai sebuah cekungan penadah hujan. Sumber air Sumur Zam-zam terutama dari air hujan yang turun di daerah sekitar Makkah.
Sumur ini secara hydrologi hanyalah sumur biasa sehingga sangat memerlukan perawatan. Perawatan sumur ini termasuk menjaga kualitas higienis air dan lingkungan sumur serta menjaga pasokan air supaya mampu memenuhi kebutuhan para jamaah **** di Makkah. Pembukaan lahan untuk pemukiman di seputar Makkah sangat ditata rapi untuk menghindari berkurangnya kapasitas sumur ini.
Gambar diatas ini memperlihatkan lokasi sumur Zamzam yang terletak ditengah lembah yang memanjang. Masjidil haram berada di bagian tengah diantara perbukitan-perbukitan disekitarnya. Luas area tangkapan yang hanya 60 Km persegi ini tentunya cukup kecil untuk menangkap air hujan yang sangat langka terjadi di Makkah, sehingga memerlukan pengawasan dan pemeliharaan yang sangat khusus.
Sumur Zamzam ini, sekali lagi dalam pandangan (ilmiah) hidrogeologi , hanyalah seperti sumur gali biasa. Tidak terlalu istimewa dibanding sumur-sumur gali lainnya. Namun karena sumur ini bermakna religi, maka perlu dijaga. Banyak yang menaruh harapan pada air sumur ini karena sumur ini dipercaya membawa berkah. Ada yang menyatakan sumur ini juga bisa kering kalau tidak dijaga. Bahkan kalau kita tahu kisahnya sumur ini diketemukan kembali oleh Abdul Muthalib (kakeknya Nabi Muhammad SAW) setelah hilang terkubur 4000 tahun (?).
Dahulu diatas sumur ini terdapat sebuah bangunan dengan luas 8.3 m x 10.7 m = 88.8 m2. Antara tahun 1381-1388 H bangunan ini ditiadakan untuk memperluas tempat thawaf. Sehingga tempat untuk meminum air zamzam dipindahkan ke ruang bawah tanah. Dibawah tanah ini disediakan tempat minum air zam-zam dengan sejumlah 350 kran air (220 kran untuk laki-laki dan 130 kran untuk perempuan), ruang masuk laki perempuan-pun dipisahkan.
Saat ini bangunan diatas sumur Zam-Zam yang terlihat gambar diatas itu sudah tidak ada lagi, bahkan tempat masuk ke ruang bawah tanah inipun sudah ditutup. Sehingga ruang untuk melakukan ibadah Thawaf menjadi lebih luas. Tetapi kalau anda jeli pas Thawaf masih dapat kita lihat ada tanda dimana sumur itu berada. Sumur itu terletak kira-kira 20 meter sebelah timur dari Ka’bah.
Monitoring dan pemeliharaan sumur Zamzam
Jumlah jamaah ke Makkah tiga puluh tahun lalu hanya 400 000 pertahun (ditahun 1970-an), terus meningkat menjadi lebih dari sejuta jamaah pertahun di tahun 1990-an, Dan saat ini sudah lebih dari 2.2 juta. Tentunya diperlukan pemeliharaan sumur ini yang merupakan salah satu keajaiban dan daya tarik tersendiri bagi jamaah haji.
Pemerintah Saudi tentunya tidak dapat diam pasrah saja membiarkan sumur ini dipelihara oleh Allah melalui proses alamiah. Namun pemerintah Arab Saudi yang sudah moderen saat ini secara ilmiah dan saintifik membentuk sebuah badan khusus yang mengurusi sumur Zamzam ini. Sepertinya memang Arab Saudi juga bukan sekedar percaya saja dengan menyerahkan ke Allah sebagai penjaga, namun justru sangat meyakini manusialah yang harus memelihara berkah sumur ini.
Pada tahun 1971 dilakukan penelitian (riset) hidrologi oleh seorang ahli hidrologi dari Pakistan bernama Tariq Hussain and Moin Uddin Ahmed. Hal ini dipicu oleh pernyataan seorang doktor di Mesir yang menyatakan air Zamzam tercemar air limbah dan berbahaya untuk dikonsumsi. Tariq Hussain (termasuk saya dari sisi hidrogeologi) juga meragukan spekulasi adanya rekahan panjang yang menghubungkan laut merah dengan Sumur Zam-zam, karena Makkah terletak 75 Kilometer dari pinggir pantai. Menyangkut dugaan doktor mesir ini, tentusaja hasilnya menyangkal pernyataan seorang doktor dari Mesir tersebut, tetapi ada hal yang lebih penting menurut saya yaitu penelitian Tariq Hussain ini justru akhirnya memacu pemerintah Arab Saudi untuk memperhatikan Sumur Zamzam secara moderen. Saat ini banyak sekali gedung-gedung baru yang dibangun disekitar Masjidil Haram, juga banyak sekali terowongan dibangun disekitar Makkah, sehingga saat ini pembangunannya harus benar-benar dikontrol ketat karena akan mempengaruhi kondisi hidrogeologi setempat.
Badan Riset sumur Zamzam yang berada dibawah SGS
(Saudi Geological Survey) bertugas untuk:
Dahulu kala, zamzam diambil dengan gayung atau timba, namun kemudian dibangunlah pompa air pada tahun 1373 H/1953 M. Pompa ini menyalurkan air dari sumur ke bak penampungan air, dan diantaranya juga ke kran-kran yang ada di sekitar sumur zamzam.
Uji pompa (pumping test) telah dilakukan pada sumur ini, pada pemompaan 8000 liters/detik selama lebih dari 24 jam memperlihatkan permukaan air sumur dari 3.23 meters dibawah permukaan menjadi 12.72 meters dan kemudian hingga 13.39 meters. Setelah itu pemompaan dihentikan permukaan air ini kembali ke 3.9 meters dibawah permukaan sumur hanya dalam waktu 11 minut setelah pompa dihentikan. Sehingga dipercaya dengan mudah bahwa akifer yang mensuplai air ini berasal dari beberapa celah (rekahan) pada perbukitan disekitar Makkah.
Banyak hal yang sudah dikerjakan pemerintah Saudi untuk memelihara Sumur ini antara lain dengan membentuk badan khusus pada tahun 1415 H (1994). dan saat ini telah membangun saluran untuk menyalurkan air Zam-zam ke tangki penampungan yang berkapasitas 15.000 m3, bersambung dengan tangki lain di bagian atas Masjidil Haram guna melayani para pejalan kaki dan musafir. Selain itu air Zam-zam juga diangkut ke tempat-tempat lain menggunakan truk tangki diantaranya ke Masjidil Nabawi di Madinah Al-Munawarrah.
Saat ini sumur ini dilengkapi juga dengan pompa listrik yang tertanam dibawah (electric submersible pump). Kita hanya dapat melihat foto-fotonya saja seperti diatas. Disebelah kanan ini adalah drum hidrograf, alat perekaman perekaman ketinggian muka air sumur Zamzam (Old style drum hydrograph used for recording levels in the Zamzam Well).
Kandungan mineral
Tidak seperti air mineral yang umum dijumpai, air Zamzam in memang unik mengandung elemen-elemen alamiah sebesar 2000 mg perliter. Biasanya air mineral alamiah (hard carbonated water) tidak akan lebih dari 260 mg per liter. Elemen-elemen kimiawi yang terkandng dalam air Zamzam dapat dikelompokkan menjadi
Yang pertama, positive ions seperti misal sodium (250 mg per litre), calcium (200 mg per litre), potassium (20 mg per litre), dan magnesium (50 mg per litre).
Kedua, negative ions misalnya sulphur (372 mg per litre), bicarbonates (366 mg per litre), nitrat (273 mg per litre), phosphat (0.25 mg per litre) and ammonia (6 mg per litre).
Molekul air zam zam
Kandungan-kandungan elemen-elemen kimiawi inilah yang menjadikan rasa dari air Zamzam sangat khas dan dipercaya dapat memberikan khasiat khusus. Air yang sudah siap saji yang bertebaran disekitar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Madinah merupakan air yang sudah diproses sehingga sangat aman dan segar diminum, ada yang sudah didinginkan dan ada yang sejuk (hangat). Namun konon prosesnya higienisasi ini tidak menggunakan proses kimiawi untuk menghindari perubahan rasa dan kandungan air ini.
Khasiat air Zam-zam tentunya bukan disini yang mesti menjelaskan, tapi kalau dongengan geologi sumur Zam-zam mungkin bisa dijelaskan disini. Sedikit cerita Pra-Islam, atau sebelum kelahiran Nabi Muhammad, diawali dengan kisah Isteri dari Nabi Ibrahim, Siti Hajar, yang mencari air untuk anaknya yang cerita. Sumur ini kemudian tidak banyak atau bahkan tidak ada ceritanya, sehingga sumur ini dikabarkan hilang.
Sumur Zam-zam yang sekarang ini kita lihat adalah sumur yang digali oleh Abdul Muthalib kakeknya Nabi Muhammad. Sehingga saat ini, dari “ilmu persumuran” maka sumur Zam-zam termasuk kategori sumur gali (Dug Water Well).
Dimensi dan Profil Sumur Zam-zam
Bentuk sumur Zam-zam dapat dilihat dibawah ini.
Bentuk sumur Zam-zam
Mata air zamzam
Dibawah lapisan alluvial Wadi Ibrahim ini terdapat setengah meter (0.5 m) lapisan yang sangat lulus air (permeable). Lapisan yang sangat lulus air inilah yang merupakan tempat utama keluarnya air-air di sumur Zam-zam.
Mata air zamzam
Dari uji pemompaan sumur ini mampu mengalirkan air sebesar 11 – 18.5 liter/detik, hingga permenit dapat mencapai 660 liter/menit atau 40 000 liter per jam. Celah-celah atau rekahan ini salah satu yang mengeluarkan air cukup banyak. Ada celah (rekahan) yang memanjang kearah hajar Aswad dengan panjang 75 cm denga ketinggian 30 cm, juga beberapa celah kecil kearah Shaffa dan Marwa.
Keterangan geometris lainnya, celah sumur dibawah tempat Thawaf 1.56 m, kedalaman total dari bibir sumur 30 m, kedalaman air dari bibir sumur = 4 m, kedalaman mata air 13 m, Dari mata air sampai dasar sumur 17 m, dan diameter sumur berkisar antara 1.46 hingga 2.66 meter.
Air hujan sebagai sumber berkah
Air hujan sebagai sumber berkah
Sumur ini secara hydrologi hanyalah sumur biasa sehingga sangat memerlukan perawatan. Perawatan sumur ini termasuk menjaga kualitas higienis air dan lingkungan sumur serta menjaga pasokan air supaya mampu memenuhi kebutuhan para jamaah **** di Makkah. Pembukaan lahan untuk pemukiman di seputar Makkah sangat ditata rapi untuk menghindari berkurangnya kapasitas sumur ini.
lokasi sumur Zamzam
Sumur Zamzam ini, sekali lagi dalam pandangan (ilmiah) hidrogeologi , hanyalah seperti sumur gali biasa. Tidak terlalu istimewa dibanding sumur-sumur gali lainnya. Namun karena sumur ini bermakna religi, maka perlu dijaga. Banyak yang menaruh harapan pada air sumur ini karena sumur ini dipercaya membawa berkah. Ada yang menyatakan sumur ini juga bisa kering kalau tidak dijaga. Bahkan kalau kita tahu kisahnya sumur ini diketemukan kembali oleh Abdul Muthalib (kakeknya Nabi Muhammad SAW) setelah hilang terkubur 4000 tahun (?).
Dahulu diatas sumur ini terdapat sebuah bangunan dengan luas 8.3 m x 10.7 m = 88.8 m2. Antara tahun 1381-1388 H bangunan ini ditiadakan untuk memperluas tempat thawaf. Sehingga tempat untuk meminum air zamzam dipindahkan ke ruang bawah tanah. Dibawah tanah ini disediakan tempat minum air zam-zam dengan sejumlah 350 kran air (220 kran untuk laki-laki dan 130 kran untuk perempuan), ruang masuk laki perempuan-pun dipisahkan.
Monitoring dan pemeliharaan sumur Zamzam
Monitoring dan pemeliharaan sumur Zamzam
Jumlah jamaah ke Makkah tiga puluh tahun lalu hanya 400 000 pertahun (ditahun 1970-an), terus meningkat menjadi lebih dari sejuta jamaah pertahun di tahun 1990-an, Dan saat ini sudah lebih dari 2.2 juta. Tentunya diperlukan pemeliharaan sumur ini yang merupakan salah satu keajaiban dan daya tarik tersendiri bagi jamaah haji.
Pemerintah Saudi tentunya tidak dapat diam pasrah saja membiarkan sumur ini dipelihara oleh Allah melalui proses alamiah. Namun pemerintah Arab Saudi yang sudah moderen saat ini secara ilmiah dan saintifik membentuk sebuah badan khusus yang mengurusi sumur Zamzam ini. Sepertinya memang Arab Saudi juga bukan sekedar percaya saja dengan menyerahkan ke Allah sebagai penjaga, namun justru sangat meyakini manusialah yang harus memelihara berkah sumur ini.
Sistem Pompa
Badan Riset sumur Zamzam yang berada dibawah SGS
(Saudi Geological Survey) bertugas untuk:
- Memonitor dan memelihara untuk menjaga jangan sampai sumur ini kering.
- Menjaga urban disekitar Wadi Ibrahim karena mempengaruhi pengisian air.
- Mengatur aliran air dari daerah tangkapan air (recharge area).
- Memelihara pergerakan air tanah dan juga menjaga kualitas melalui bangunan kontrol.
- Meng-upgrade pompa dan dan tangki-tangki penadah.
- Mengoptimasi supplai dan distribusi airZam-zam
Dahulu kala, zamzam diambil dengan gayung atau timba, namun kemudian dibangunlah pompa air pada tahun 1373 H/1953 M. Pompa ini menyalurkan air dari sumur ke bak penampungan air, dan diantaranya juga ke kran-kran yang ada di sekitar sumur zamzam.
Uji pompa (pumping test) telah dilakukan pada sumur ini, pada pemompaan 8000 liters/detik selama lebih dari 24 jam memperlihatkan permukaan air sumur dari 3.23 meters dibawah permukaan menjadi 12.72 meters dan kemudian hingga 13.39 meters. Setelah itu pemompaan dihentikan permukaan air ini kembali ke 3.9 meters dibawah permukaan sumur hanya dalam waktu 11 minut setelah pompa dihentikan. Sehingga dipercaya dengan mudah bahwa akifer yang mensuplai air ini berasal dari beberapa celah (rekahan) pada perbukitan disekitar Makkah.
Banyak hal yang sudah dikerjakan pemerintah Saudi untuk memelihara Sumur ini antara lain dengan membentuk badan khusus pada tahun 1415 H (1994). dan saat ini telah membangun saluran untuk menyalurkan air Zam-zam ke tangki penampungan yang berkapasitas 15.000 m3, bersambung dengan tangki lain di bagian atas Masjidil Haram guna melayani para pejalan kaki dan musafir. Selain itu air Zam-zam juga diangkut ke tempat-tempat lain menggunakan truk tangki diantaranya ke Masjidil Nabawi di Madinah Al-Munawarrah.
Saat ini sumur ini dilengkapi juga dengan pompa listrik yang tertanam dibawah (electric submersible pump). Kita hanya dapat melihat foto-fotonya saja seperti diatas. Disebelah kanan ini adalah drum hidrograf, alat perekaman perekaman ketinggian muka air sumur Zamzam (Old style drum hydrograph used for recording levels in the Zamzam Well).
Kandungan mineral
Tidak seperti air mineral yang umum dijumpai, air Zamzam in memang unik mengandung elemen-elemen alamiah sebesar 2000 mg perliter. Biasanya air mineral alamiah (hard carbonated water) tidak akan lebih dari 260 mg per liter. Elemen-elemen kimiawi yang terkandng dalam air Zamzam dapat dikelompokkan menjadi
Yang pertama, positive ions seperti misal sodium (250 mg per litre), calcium (200 mg per litre), potassium (20 mg per litre), dan magnesium (50 mg per litre).
Kedua, negative ions misalnya sulphur (372 mg per litre), bicarbonates (366 mg per litre), nitrat (273 mg per litre), phosphat (0.25 mg per litre) and ammonia (6 mg per litre).
Molekul air zam zam
Kandungan-kandungan elemen-elemen kimiawi inilah yang menjadikan rasa dari air Zamzam sangat khas dan dipercaya dapat memberikan khasiat khusus. Air yang sudah siap saji yang bertebaran disekitar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Madinah merupakan air yang sudah diproses sehingga sangat aman dan segar diminum, ada yang sudah didinginkan dan ada yang sejuk (hangat). Namun konon prosesnya higienisasi ini tidak menggunakan proses kimiawi untuk menghindari perubahan rasa dan kandungan air ini.
Langganan:
Postingan (Atom)